Kamis, Januari 26, 2012

Si endut yang ga mau dibilang endut



Bentar, ngakak dulu ya ngeliat foto diatas HAHAHAAHHAHA
yaa.. dia Taufik Nur Rochman, my sweetest bf. lagi mau nyeloteh tentang ke unyu-annya tentang kebiasaannya minum cimori, jamur crispy es qobar, tapi ga suka makan bakso.. oo itu sangat bertolak belakang sama aku ;;) (ah blogger jadul ga ada emotenya)

Dan ini juga bangun kepagian gara-gara si unyu satu itu bangunin tahajud akunya ga denger dan akhirnya aku sendiri yang kesel dan ga bisa tidur lagi. Dianya? Ngorok tidak berdaya dikamarnya~

Gatau itu kebiasaan dari mana, tapi kita selalu mengubah semua kata jadi belakangnya ada hurup "k" nya. contoh : babik, bayik, dll tapi untuk buku ga ditambahin "k" entar jadinya bukuk. Oke oke aku mulai garing. lupakan. sebelum ditimpukin..

Opik selalu minta maaf sendiri kalo dia ngerasa ngelakuin kesalahan. Beda banget dan sama aku kayanya, yang suka ehem sukaa eheeem gengsi kalo minta maaf. HAHAHAHA.

Aku sama opik udaah hampir 16 bulan. Ibarat anak bayi ya, kita uda bisa tengkurep sama jalan. HIHIHI :D

Ga pernah kelewat emote kalo kita lagi bbm atau sms, itu nunjukin kalo kita lagi baik-baik aja, bukan lebay,bukan.. tapi itu nunjukin kalo kita lagi mau banget bbm atau smssan dan kita lg ga pas sibuk, secara nentuin emote kan juga pake mikir berarti kita lagi ga keganggu satu sama lain :D

Kalo diibaratin, aku itu anak panda, dan dia panda. Aku selalu nemplok di punggung dia, biar anget dan aman. Tapi, ga juga sih, tiap mau nemplok di punggung, ujung-ujungnya entar disuruh mijetin kepala atau gososk-gosokkin punggung -___----

Aku sukaaa banget kalo opik uda mulai gemes sama pipi"k" kuuuu, tapi dia ga seru kalo gemes, cuma bilang 'iiiiii gemessh iiiii gemesh" sambil nyubit pipi pelan.

Kalo aku pegang hape dia, ga boleh nyentuh trackpad nya buat ngeklik, dia selalu pake enter. Dan jangan harap ngeliat. Eh oleh ding, boleh mengharap ada fotonya. Tapi kebanyakan fotoku -___- dari segala posisi, ada yang pas aku lagi teleponan sama bapak dan tiba-tiba dipoto, ada yang pas aku lagi ngomong "mumumumumumu" kesukaannya =__=

aaaaa piik aku pusing piik, ah bocan dulu ah, bobo cantik dulu. caaaaaaaaww (anti klimaks)

Rabu, Januari 25, 2012

that was, true love

Bukan bicara tentang laki-laki yang kemilau dibawah cahaya matahari dan pakai kendaraan kuda putih kok.
ini cuma pikiran kecil ku tentang, keterkaitan kita dengan orang lain, bukan jenis lain, tapi, orang yang dengan tulus dan menerimanya, mau melihat dan mengenal apa adanya kita..
Yang, amat sangat aku syukuri itu, mereka, Elak, mba fella, bahkan dista yang menggemaskan >,< ya.. mereka semua "true love" ku.
tapi bukan, kita men-"true love" kan sesuatu bukan cuma satu, dua tiga orang, tapi ada banyak teman, yang ga kita sadari, adalah true love kita. mungkin kadang, sekali dua kali ada sedikit rasa kesal, tapi, sekali lagi, mereka true love kita, otomatis semua sirna, diganti dengan ketawa ngakak dan candaan yang membuat sakit perut.
elak, mba fella, meike, dista, cinpe, bella, anis, irvana, mia, glandis, diana, nimas, hera, andry, atabik, mas frenko, mba maya, dek soffa, deis, putri, tina, ndary and my sweetest one mba zella.. yang kayanya terlalu lama, aku ga dengar kabar dari mereka..
Mereka.. my true love

true love.. bagi ku :
1. kita ga denger kabar sama sekali selama hampir setahun, dan sama sekali, kita hampir lupa, kalau mereka, ada disekitar kita. Tapi tiba-tiba mereka nyapa, mereka masih sama seperti dulu, sapaan yang nyaman, sapaan yang begitu heboh, sehingga kita terharu. "mba umaaaa long time no see huhu" atau "umaaaa, kangeeen" "maaak, how are you" "moy, gimana kabarnya?" "cukmaaa, kangeeen :3" "anis baru tiba di medan, tapi anis uda kangen lagi sama kalian :'(" dan banyak lagi.. and THAT WAS, TRUE LOVE.

2. Seseorang yang ada dideket kita, means tetangga mungkin. Sering terlihat, tapi jarang berkomunasi. Tapi begitu kita minta tolong sesuatu, mereka dengan iklas membantu kita. Entah itu sekedar mendengarkan cerita, tentang keluarga, gadget, pacar baru.. "dek, temenku kemarin beli blackberry **** cuma 1,6 loh, gress yo dek itu, sangar og" "dek, aku sebenernya kasian sama ayah ku, aku pengen bantu ayah....." "dek sukmaaaaaa, ya Allah uda lama banget ga main kesini, maaf ya dek, lama ngembalikin.." dan beragam ekspresi yang mereka keluarkan, semua masukan dan tanggapan yang aku beri, cuma memberi ku semangat, dan menjadi lebih berarti..
THAT WAS TRUE LOVE

3. Seseorang yang mengerti keadaan, mengerti akan pilihanku, mengerti tentang semua cerita konyolku, tertawa mendengar ku, dan kegilaanku.. tertawa bersamaku, menangis, mencari ide usaha bersama. "mba mba mba, jualan maicih yo didepan SMA, ntar kalo malu pake slayer deh hahaahaha" "okee pe, aku nusul ke perumda ya, aku ceritain cerita konyol yang pasti ntar bikin kalian ketawa hahaahaha" "iyaa, masa dek ira tiba-tiba ngomong gitu jal suk hahahaha lucuuu eg suk" dan berbagai hal yang membuatku yakin, mereka menghargai ku sebagai seorang sukma, teman mereka, seseorang yang punya kehidupan, dan pikiran yang sama dengan mereka. THAT WAS TRUE LOVE

Tapi mereka.. yang bukan true love selalu membuat menangis, dan terpuruk, memnganggap aku, tidak mempunyai kehidupan, merendahkan, dan merasa dirinya tinggi.. Banyak yang berkedok true love, namun bukan true love. True love, tidak pernah memperlihatkan bagaimana dirinya tinggi, atau kemampuan orang tuanya untuk memiliki sesuatu. Merasa dirinya rendah padahal meninggi, dan membuat ku seolah aku tidak tau apapun, dan cukup dia yang mengetahui semuanya. Mencoba menunjukan kepada semua orang bahwa dia mampu akan semuanya, dan tidak menganggap kaum seperti aku, mengkategorikan dirinya sendiri sebagai makluk yang selalu ada di setiap suasana dan tidak boleh ketinggalan. THAT WAS SO FUN